Epoxy Primer dan Epoxy Plamir pada Pengecatan Lantai

Salah satu cara untuk membuat lantai rumah atau bangunan lain menjadi bagus adalah dengan epoxy atau pelapis lantai. Jasa epoxy lantai sudah banyak tersedia di berbagai kota. Pelapisan menggunakan epoxy berguna untuk melindungi kaca, logam, kayu atau beton. Di antara beberapa jenis, epoxy primer dan plamir adalah yang sering digunakan. Apa perbedaannya?

Epoxy Primer dan Epoxy Plamir

Epoxy primer maupun epoxy plamir sama-sama menjadi bagian yang paling penting ketika melakukan epoxy lantai. Meski material yang digunakan berbeda tapi menurut teknik, epoxy sama dengan pengecetan umumnya. Bahan yang digunakan bernama epoxy resin. Epoxy akan diereksi dengan bahan-bahan kimia yang lain seperti amina polifungsi, alkohol, dan fenol. Seluruh bahan tersebut menjadi pengeras (hardener).

Sebelum ke tahap lain, epoxy pertama yang dilakukan adalah epoxy primer atau under coat. Tujuan epoxy ini adalah untuk menjadi pondasi sehingga mempunyai sifat yang bisa meresap sampai ke pori lantai. Selain itu kegunaannya juga bisa untuk kendaraan dengan tujuan menutupi bagian yang berlubang, misalnya terkena goresan. Ketika finishing dengan epoxy primer, lantai akan menjadi lebih halus.

Bahan epoxy primer adalah resin polymide. Epoxy primer diaplikasikan dengan kape scrap atau raskam, jika ingin dapat menjangkau tempat yang lebih jauh maka gunakan roll.

Untuk pencampuran epoxy primer biasanya menggunakan tiner. Langkahnya ada beberapa.

Pertama, aduk cat epoxy dan minyak supaya keduanya menyatu apalagi jika epoxy lama tidak digunakan.
Kedua, setelah itu campur epoxy dengan hardener, dan tiner di dalam wadah kemudian aduk.
Ketiga, baru bisa digunakan ke lantai atau permukaan apa saja yang ingin dilapisi.

Sementara itu epoxy plamir bisa disebut juga dengan dempul. Yaitu sebuah proses dalam menutup bagian tidak rata dari sebuah lantai jika terjadi retak rambut. Sebenarnya epoxy plamir secara umum dipakai untuk pelapisan dinding. Jika dilakukan untuk pelapisan lantai dicampur dengan bahan khusus seperti kalsium dan talk. Tujuannya agar menjadi kental, nantinya akan terbentuk adonan yang mirip dengan dempul mobil.

Sebelum melakukan epoxy plamir, harus menunggu dulu cat dari proses epoxy primer kering secara sempurna. Bisa menunggu sekitar 1 – 3 jam, bisa cepat tergantung cuacanya. Akan lebih baik apabila lantai digosok menggunakan mesin grinding harus lebih halus sebelum melanjutkan ke tahap plamir. Setelahnya, hasil akhir dari lantai menjadi lebih tegas dan bagus.

Secara lebih lengkap, ini dia tahapan dalam melakukan epoxy.

  • Kosongkan area dulu agar pekerjaan tidak terganggu dengan benda di sekitarnya.
  • Grinding agar pori-pori lantai terbuka. Tahap ini wajib sekali agar catnya bisa merekat secara sempurna.
  • Aplikasikan epoxy primer.
  • Aplikasikan epoxy plamir.
  • Cek hasil plamir atau disebut dengan sortir plamir.
  • Lakukan cat epoxy dasar alias body coat.
  • Finishing atau top coat.

Semoga bermanfaat

About the Author: Khisma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *